Showing posts with label provinsi. Show all posts
Showing posts with label provinsi. Show all posts

Air Terjun Dari Mentawai


Selama ini, mungkin orang mengira, pariwisata Mentawai hanya menyuguhkan keindahan pantai dan biota lautnya. Namun, lebih dari itu, di belantara Mentawai, rupanya tersimpan keindahan yang tak kalah indah. Hutan yang lebat beserta faunanya cukup mengagumkan. Selain itu, ada beberapa air terjun yang tak kalah memukau. Di antaranya, air terjun Kuluk Kubuk dan Bat Saumang. Objek wisata air terjun Kuluk Kubuk merupakan wisata air terjun yang berda di Desa Madobal yang letaknya di dalam hutan sekitar tiga kilo meter dari pemukiman penduduk Modabal. Wisata Air Terjun Kulu Kubuk ini Terletak di Desa Madobak, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Air Terjun Kulu Kubuk Mentawai terdiri dari dua tingkat dengan ketinggian yang mencapai 70 meter dan sangat cocok dijadikan pemandian alam yang menyegarkan. Hawa segar dengan air yang dingin serta perairannya yang dangkal mendukung keindahan air yang meluncur bebas dengan derasnya membuat wisata Air Terjun Kulu Kubuk Mentawai wajib dikunjungi dan dicoba untuk menaklukan rasa penasaran Air yang ada di Kulu Kubuk Mentawai ini. Dan untuk menuju ke lokasi Kulu Kubuk dapat menggunakan kendaraan speed boat kurang lebih sekitar 4 jam. Jika air pasang, perjalanan bisa lebih cepat. Namun jika air dangkal, perjalanan menjadi sangat lambat. Dengan waktu tempuh yang lama akan dibayar dengan keindahan air terjun yang tinggi dengan cupratan air yang dingin dan di tambah pemandangan yang indah dari tengah hutan membuat pemandian ini terasa akan berbeda. Mungkin ini akan menjadi pengalaman pertama anda merasakan air terjun yang dingin di tengah hutan.
Walau wisata air terjun Kulu Kubuk berada di tengah hutan dengan banyak pohon di sekitarnya namun kawasanwisata air terjun Kulu Kubuk ini sangat bersih, karena setiap daun yang jatuh di kawasan ini akan langsung terbawa arus yang deras dari air terjun Kulu Kubuk Mentawai. Anda tidak usah khawatir arusnya tidak cukup deras untuk membawa anda hanyut bersama daun karena kawasan ini sudah sangat aman dari bahaya namun anda di wajibkan selalu berhati-hati.
Sementara, air terjun Bat Saumang tak kalah menarik untuk di kunjungi meskipun masih sangat alami dan belum di lengkapi fasilitas karena letaknya di pedalaman. Dengan kapal motor, membutuhkan waktu 10-12 jam dari Kota Padang Sumatera Barat untuk sampai ke Pulau Siberut, pulau terbesar di Kepulauan Mentawai. Di mana aliran air yang berada di Air Terjun Bat Soumang cukup deras dan berbahaya. Namaun bagi anda yang suka berpetualangan sejati tidak ada salahnya mencoba dan datang ke lokasi yang di kelilingi hutan rotan dan kayu besar.
Aliran air dari Air Terjun Bat Soumang juga cocok untuk di jadikan olah raga arung jeram di mana lokasi ini berada di Dusun Bulasat. Jika anda takut untuk mencoba derasnya Air Terjun Bat Soumang anda bisa hanya menikmati pemandangan yang ada di sini dengan percikan air terjun dan aliran air yang dingin. Walau di Air Terjun Bat Soumang belum ada fasilitas anda bisa menyewa penduduk untuk menjadi guide yang akan mengantar anda ke lokasi dan yang akan menjaga anda dari bahaya. Karena para penduduk yang ada di sekitar sudah terbiasa dengan derasnya air di sana

Kutip : Metro Padang pos

Maluku, Timnas Belanda dan Piala Dunia


Beberapa minggu lalu ketika Belanda berhasil mengalahkan Denmark dengan skor 2-0 di putaran awal Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, seorang kawan mengirim SMS dari kota Ambon. “Bro, kota Ambon jadi oranje, orang-orang pawai di jalan. Ada yang putar musik seperti pesta!” SMS kawan semasa sekolah itu membuat saya membayangkan saat-saat dulu masih tinggal di Ambon. Ya, pawai dan pesta kalau Belanda menang adalah hal yang lumrah di kota Ambon. Opa/oma, oom/tante, nyong dan nona tertawa lepas memancarkan kegembiraan secerah warna oranje di badan seolah menyatu dengan ribuan fans Belanda di Amsterdam, Rotterdam, Feyenoord atau dimana saja. Sebaliknya, wajah sedih dan tangisan air mata jika Belanda kalah.

Peristiwa yang tidak saya lupakan adalah saat Euro tahun 2000 di Belanda-Belgia. Saat itu kota Ambon dan sekitarnya sedang dilanda kerusuhan. Tapi, euforia dan semangat mendukung timnas Belanda membuat sebagian warga memilih diam di rumah dan menonton pertandingan dari layar kaca. Tidak ada bunyi senjata ataukah bom molotov. Yang ada hanyalah suara riuh warga kota Ambon saat para pemain timnas Belanda bermain. Sejak saat itu saya sadar, sepakbola bukan hanya pertandingan, tetapi membawa pesan perdamaian, sehingga dalam suatu kesempatan pemerintah propinsi Maluku mengundang beberapa pemain keturunan Maluku yang bermain di Liga Belanda (Eredivisie) datang di Kota Ambon.

Kembali ke inti pertanyaan, kenapa Maluku identik dengan timnas Belanda? Jika saya menguraikan panjang lebar maka kita akan memulainya dari titik sejarah penjajahan Belanda yang beratus-ratus tahun di Indonesia. Istilah “Belanda Hitam” untuk orang Maluku yang dipecayai sebagai kasta kelas dua dalam tentara KNIL (Koninklijke Nederlands(ch)-Indische Leger) adalah sebuah ikatan sejarah masa lalu. Sejarah kelam yang membuat banyak tentara KNIL Maluku yang menetap di Belanda dan menghasilkan keturunan warga Maluku yang cukup banyak di negeri Belanda. Sejarah juga yang membuat perdebatan pendirian Republik Maluku Selatan (RMS) yang tak kunjung selesai sampai sekarang. Harus diakui, sisa-sisa RMS masih ada dan eksis di negeri Belanda. Tapi disini, saya tidak mengaitkan hal itu, karena sepakbola adalah sepakbola, saya tidak mau mencampurinya dengan urusan politik dan sebagainya.

Keterlibatan orang Maluku sebenarnya sudah ada sejak Piala Dunia pertama tahun 1938. Saat itu kesebelasan Hindia-Belanda membawa nama Kerajaan Belanda, bukan Indonesia. Hal mana perlu saya luruskan, karena ada perdebatan mengenai keabsahan Indonesia pernah mengikuti Piala Dunia. Memang, sebagian besar pemainnya adalah warga Indonesia yang bukan pemain FIFA, tetapi mereka yang bekerja di perusahaan-perusahaan Belanda. FIFA tetap mengakui Hindia Belanda disertakan atas rekomendasi NIVU (Nederlandsche Indische Voetbal Unie) bukan PSSI yang waktu itu kepanjangannya Persatuan Sepakraga Seluruh Indonesia.

Dari daftar pemain Hindia-Belanda di Piala Dunia 1938, terseliplah beberapa pemain Maluku seperti Hans Taihuttu, Frederik Hukom dan Tjaak Pattiwael. Ketiga pemain Maluku ini berbaur bersama pemain dari Jawa (Nawir dan Suvarte Soedermadji), Tionghoa (Tan Djien, Bing Mo Heng, Tan Se Han dan Tan Mo Heng) serta pemain asli Belanda seperti Beuzekom dan Henk Sommers. Jadi kalau anda melihat timnas Belanda multiras seperti sekarang ini, sebenarnya itu sudah terbentuk sejak awal.

Keterlibatan orang Maluku di timnas Belanda pada era modern tidak lepas dari sosok Simon Melkianus Tahamata. Selama bermain, pemain kelahiran Vught Belanda pada 1956 silam ini berposisi di sayap kiri. Simon merupakan putra asli Maluku. Dia sudah memperkuat timnas Belanda sebanyak 22 kali dan mencetak dua butir gol. Setelah gantung sepatu akhir 90-an, Simon sibuk menjadi pelatih di Ajax junior. Simon mengawali karier bersama Ajax pada musim 1976/77. Karena cedera, dia sempat absen selama dua musim dan kembali membela Klub Anak-anak Dewa itu di musim 1979/80, dan hingga akhir musim dia mampu mengemas 17 gol. Namun, setelah malang melintang di Divisi Utama Belanda, Simon kemudian hijrah ke kompetisi Belgia (Standar de Liege) musim 1982/83. 1984 dia kembali ke Belanda dan merumput bersama Feyenoord Roterdam.

Entah mengapa, Simon kembali ke kompetisi utama di negara tetangga Belanda itu dan membela panji-panji Beerschot dan Germinan Ekeren di Standart de Liege. Tapi seiring perjalanan waktu, merasa tak puas di kompetisi Belgia, Simon mencoba peruntungan di karpet Timur Tengah dan memilih berbaju klub Arab Saudi, Al-Ahli sebelum kembali ke negeri kelahirannya —Belanda— pada akhir 1987. Pulang dari Tanah Arab, Simon membela Feyenoord Roterdam dan mengakhiri karier di markas De Kuip pada 1996 silam. Semasa jayanya Simon ikut dipanggil membela timnas Belanda selama hampir delapan tahun, yakni dari 1979 hingga 1986. Ia pun masuk armada Belanda untuk penyisihan Piala Dunia 1982 Spanyol dan 1986 Meksiko.

Bryan Roy, eks Timnas Belanda di Piala Dunia 1994 dan 1998—-yang mengaku punya darah Maluku–menuturkan bahwa saat masih muda, dirinya pernah mendengar kalau Simon Tahamata, yang juga legenda Ajax, pernah ditolak pemerintah Indonesia di jaman Menteri Kehakiman, Ali Sadikin. Padahal, kata Roy, setelah mencermati sepak terjang dan prestasi tim nasional selama hampir 10 tahun terakhir, ide mendatangkan Simon Tahamata bukan sesuatu yang tabu. Karena Simon adalah satu-satunya pemain berdarah Maluku, yang peduli dengan pemerataan sepak bola di negara ketiga, seperti Indonesia. Sungguh amat disayangkan!

Tidak pernah habis


Gio van Bronckhoorst, kapten Belanda di Piala Dunia 2010

Jadi, kalau Indonesia masih bermimpi akan bermain di Piala Dunia, tidak dengan orang Maluku. Keikutsertaan timnas Belanda di setiap perhelatan internasional, selalu ada pemain keturunan Maluku yang disertakan. Ada sebuah kebanggaan bagi beberapa kerabat yang tinggal di Maluku, jika pemain yang masih mempunyai tali persaudaraan ikut bermain di even tertinggi seperti piala dunia. Beberapa marga Silooy yang banyak tinggal di daerah Latuhalat dan Amahusu tetap mempunyai cerita turun temurun untuk anak cucu mereka karena keikutsertaan Sony Silooy di piala dunia 1994.

Tapi tidak ada yang paling membanggakan selain marga Sapulette, dari desa Ulath, Pulau Saparua Maluku Tengah. Ya, Sapulette adalah marga asli ibu dari kapten timnas Belanda di Piala Dunia 2010 sekarang, Giovanni van Bronckhoorst. Dari semua pemain keturunan Maluku, tidak ada yang bisa mencapai prestasi tertinggi dari Gio (nama panggilan). Ban Kapten tentunya sebuah kebanggaan dan tentunya bukan asal-asalan kepercayaan itu diberikan pelatih Bart van Marwijk. Pengalaman bermain bersama Feyenoord, Celtic, Arsenal dan ikut memberi andil merebut trofi Liga Champions bersama Barcelona adalah pencapaian luar biasa.

Piala Dunia 2010 di Afsel juga mempunyai catatan tersendiri di hati orang Maluku. Selain kapten timnas Belanda adalah pemain keturunan Maluku pertama, pada pertandingan Belanda melawan Denmark, empat pemain pemain keturunan Maluku bermain bersama yaitu Giovanni van Bronckhoorst, Johny Heitingga, Demy de Zeeuw dan Nigel de Joong. Belum lagi masih ada striker Robin van Persie, meskipun ia keturunan Jawa (neneknya).

Saya berani mengatakan pemain keturunan Maluku tidak pernah habis. Mau bukti? Ini beberapa nama pemain keturunan Maluku yang siap-siap menggantikan era Giovanni dkk beberapa tahun mendatang.

Michael Timisela, Sven Taberima, Christian Sapusepa, Robert Timisela (Ajax Amsterdam), Mathija Marunaya, Gaston Salasiwa (AZ Alkmaar), Ignacio Tuhuteru, Raphael Tuanakotta (FC Groningen), Marciano Kastirejo, Max Lohy, Stefano Lilipaly (FC Utrecht), Domingus Lim-Duan, Nelljoe Latumahina, Juan Hatumena, Petg Toisuta (FC Zwolle), Djilmar Lawansuka (Feyenoord Rotterdam), Raphael Tuankotta (21, Volendam Yunior), Justin Tahaparry (21, FC Eindhoven), Estefan Pattinasarani (17 tahun, AZ Alkmaar), Tobias Waisapy (18, Feyenoord Yunior).

Jadi, kalau kami orang Maluku identik dengan timnas Belanda, bukan sebuah keterpaksaan, bukan sekedar ngefans, tetapi sejarah dan hubungan persaudaraan yang masih terjalin sampai sekarang.

Ya sudah, semoga ini catatan untuk PSSI, kenapa takut untuk naturalisasi pemain-pemain keturunan? Lihatlah Timnas Percancis dengan pemain multiras dan etnik (Aljazair, Maroko, Senegal, Maladewa). Ataukah Timnas Jerman di Piala Dunia kali ini , yang bukan hanya berhasil meruntuhkan tembok pemisah barat dan timur, tetapi meruntuhkan juga tembok rasisme. Mereka berhasil menyatukan Cacau (Brazil), Jerome Boateng (Ghana), Samy Khedira (Turki), Lucas Podolski (Polandia) dan Mezut Oezil berbaur bersama darah-darah muda Der Panser.

Akhirnya, hari ini saya harus mempersiapkan segala atribut untuk menonton big match Belanda-Brazil sebentar malam. Siapa tahu dengan doa dan dukungan warga Maluku di Indonesia, negeri Belanda dan dimana saja berada, ada kejutan sebentar malam bagi Oranje melangkah lebh jauh.

Kalau bukang ale sapa lai? Hup Holland Hup!

Asal Usul Nama MEDAN

Disebabkan letaknya yang berada di Tanah Deli, Kampung Medan juga sering dikenal sebagai Medan-Deli. Lokasi asli Kampung Medan adalah sebuah tempat di mana Sungai Deli bertemu dengan Sungai Babura. Terdapat berbagai kerancuan dari berbagai sumber literatur mengenai asal-usul kata "Medan" itu sendiri. Dari catatan penulis-penulis Portugis yang berasal dari awal abad ke-16, disebutkan bahwa Kota Medan berasal dari nama "Medin", sedangkan dari sumber lainnya menyatakan bahwa Medan Berasal dari bahasa India "Meiden", yang lebih kacau lagi bahwa ada sebagian

masyarakat yang menyatakan bahwa disebutkannya kata "Medan" karena kota ini merupakan tempat atau area bertemunya berbagai suku sehingga disebut sebagai medan pertemuan. Adapula yang mengatakan ketika para saudagar arab yang kebetulan melihat tanah medan sekarang mereka mengatakan Median yang berarti datar atau rata, dan memang pada kenyataan nya medan memiliki kontur tanah yang rata mulai pantai belawan sampai ke daerah pancur batu. dan bila dilihat dari ketinggian maka terlihat medan seperti hamparan tanah yang datar

Namun demikian, ada baiknya kita kembalikan pengertian istilah Medan itu sendiri pada tempat yang semestinya. Bila kita menilik dari sumber-sumber sejarah bahwa kota Medan pertama sekali didiami oleh suku Karo, tentunya kata "Medan" itu haruslah berasal dari bahasa Karo.

Dalam salah satu Kamus Karo-Indonesia yang ditulis oleh Darwin Prinst SH: 2002, bahwa Kata "Medan" berarti "menjadi sehat" ataupun "lebih baik". Hal ini memang berdasarkan pada kenyataan bahwa Guru Patimpus benar adanya adalah seorang tabib yang dalam hal ini memiliki keahlian dalam pengobatan tradisional Karo pada masanya.

Medan pertama kali ditempati oleh orang-orang Suku Karo. Hanya setelah penguasa Aceh, Sultan Iskandar Muda, mengirimkan panglimanya, Gocah Pahlawan Bergelar Laksamana Khoja Bintan untuk menjadi wakil Kerajaan Aceh di Tanah Deli, barulah Kerajaan Deli mulai berkembang. Perkembangan ini ikut mendorong pertumbuhan dari segi penduduk maupun kebudayaan Medan. Di masa pemerintahan Sultan Deli kedua, Tuanku Panglima Parunggit (memerintah dari 1669-1698), terjadi sebuah perang kavaleri di Medan. Sejak saat itu, Medan menjadi pembayar upeti kepada Sultan Deli.

YOGYAKARTA

Daerah Istimewa Yogyakarta (atau Jogja, Yogya, Yogyakarta, Jogjakarta) adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian selatan Pulau Jawa dan berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah di sebelah utara. Secara geografis Yogyakarta terletak di pulau Jawa bagian Tengah.

Daerah Istimewa Yogyakarta adalah sebuah provinsi yang berdasarkan wilayah Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kadipaten Pakualaman. Selain itu ditambahkan pula mantan-mantan wilayah Kasunanan Surakarta Hadiningrat dan Praja Mangkunagaran yang sebelumnya merupakan enklave di Yogyakarta.

Yogyakarta masih sangat kental dengan budaya Jawanya. Seni dan budaya merupakan bagian tak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat Yogyakarta. Sejak masih kanak-kanak sampai dewasa, masyarakat Yogyakarta akan sangat sering menyaksikan dan bahkan mengikuti berbagai acara kesenian dan budaya di kota ini. Bagi masyarakat Yogyakarta, di mana setiap tahapan kehidupan mempunyai arti tersendiri, tradisi adalah sebuah hal yang penting dan masih dilaksanakan sampai saat ini.

Tradisi juga pasti tidak lepas dari kesenian yang disajikan dalam upacara-upacara tradisi tersebut. Kesenian yang dimiliki masyarakat Yogyakarta sangatlah beragam. Dan kesenian-kesenian yang beraneka ragam tersebut terangkai indah dalam sebuah upacara adat. Sehingga bagi masyarakat Yogyakarta, seni dan budaya benar-benar menjadi suatu bagian tak terpisahkan dari kehidupan mereka. Kesenian khas di Yogyakarta antara lain adalah Kethoprak, Jathilan, dan Wayang Kulit.

Lingkungan yang indah, arsitektur tradisional, kehidupan sosial, dan upacara-upacara ritual membuat Yogyakarta menjadi tempat paling menarik untuk dikunjungi. Seni dan budaya tradisional seperti musik gamelan dan tari-tarian tradisional akan selalu mengingatkan penonton akan kehidupan Yogyakarta beberapa abad yang lalu. Pembangunan teknologi modern berkembang di Indonesia dan di Yogyakarta, ini berkembang secara harmoni dengan adat dan upacara tradisional.

Yogyakarta terkenal dengan makanan yang enak murah sekaligus membuat kangen orang-orang yang pernah singgah atau berdomisili di kota ini. Salah satunya Angkringan dengan menu khas mahasiswa, Bakmi Godhog di Pojok Beteng, Sate Kelinci di Kaliurang plus Jadah Mbah Carik, Sate Karang Kota Gede, Sego Abang Njirak Gunung Kidul, Sate Klathak Wonokromo dan masih banyak tempat wisata kuliner yang lain.

Kepulauan Riau

Kepulauan Riau adalah sebuah provinsi di Indonesia. Provinsi Kepulauan Riau berbatasan dengan Vietnam dan Kamboja di sebelah utara, Malaysia dan Provinsi Kalimantan Barat di timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Jambi di selatan, Negara Singapura, Malaysia, dan Provinsi Riau di sebelah barat.

Adapun luas wilayahnya sebagian besar merupakan lautan dan hanya sekitar 5% merupakan wilayah darat. Ibukota Provinsi Kepulauan Riau berkedudukan di Tanjung Pinang. Provinsi ini terletak pada jalur lalu lintas transportasi laut dan udara yang strategis dan terpadat pada tingkat internasional, serta pada bibir pasar dunia yang memiliki peluang pasar.

Provinsi Kepulauan Riau merupakan gerbang wisata dari mancanegara kedua setelah Pulau Bali. Objek wisata di Provinsi Kepulauan Riau antara lain adalah wisata pantai yang terletak di berbagai kabupaten dan kota. Pantai Melur, Pulau Abang dan Pantai Nongsa di kota Batam, Pantai Belawan di Kabupaten Karimun, Pantai Lagoi, Pantai Tanjung Berakit, Pantai Trikora, dan Bintan Leisure Park di kabupaten Bintan. Kabupaten Natuna terkenal dengan wisata baharinya seperti snorkeling.

Selain wisata pantai dan bahari, provinsi Kepulauan Riau juga memiliki objek wisata lainnya seperti cagar budaya, makam-makam bersejarah, tarian-tarian tradisional serta event-event khas daerah. Di kota Tanjung Pinang terdapat pulau Penyengat sebagai pulau bersejarah karena di pulau ini terdapat masjid bersejarah dan makam-makam Raja Haji Fisabililah dan Raja Ali Haji yang kedua-duanya adalah pahlawan nasional.

Kesenian merupakan salah satu unsur kebudayaan Melayu Riau yang paling menonjol, meliputi seni sastra, seni tari, seni suara, seni musik, seni rupa dan seni teater. Seni sastra Riau terdiri dari sastra tulis (berupa syair, hikayat, kesejarahan, kesatraan, adat istiadat dan lain-lain) dan sastra ligan seperti pantun (pepatah, petitih, peribahasa, bidal, perumpamaan dan lain-lain), mantra cerita rakyat, koba, kayat dan nyanyi panjang. Karya seni sastra paling terkenal adalah Gurindam Dua Belas hasil karya Raja Ali Haji.

MALUKU UTARA

Maluku Utara adalah salah satu provinsi di Indonesia. Provinsi yang biasa disingkat sebagai Malut ini terdiri dari beberapa pulau di Kepulauan Maluku. Provinsi Maluku Utara terdiri dari 395 pulau besar dan kecil. Pulau yang dihuni sebanyak 64 buah, yang tidak dihuni sebanyak 331 buah.

Pada masa pemerintahan reformasi muncul pemikiran untuk melakukan percepatan pembangunan di beberapa wilayah potensial dengan membentuk provinsi-provinsi baru. Provinsi Maluku termasuk salah satu wilayah potensial yang perlu dilakukan percepatan pembangunan melalui pemekaran wilayah provinsi, terutama karena laju pembangunan antara wilayah utara dan selatan dan atau antara wilayah tengah dan tenggara yang tidak serasi. Dengan demikian Provinsi ini secara resmi berdiri pada tanggal 12 Oktober 1999 sebagai pemekaran dari Provinsi Maluku dengan wilayah administrasi terdiri atas Kabupaten Maluku Utara, Kota Ternate, dan Kabupaten Maluku Utara.

MALUKU

Maluku adalah sebuah provinsi di Indonesia. Ibukotanya adalah Ambon. Pada tahun 1999, sebagian wilayah Provinsi Maluku dimekarkan menjadi Provinsi Maluku Utara, dengan ibukota di Sofifi. Provinsi Maluku terdiri atas gugusan kepulauan yang dikenal dengan Kepulauan Maluku.

Suku bangsa Maluku didominasi oleh ras suku bangsa Melanesia Pasifik, yang masih berkerabat dengan Fiji, Tonga, dan beberapa bangsa kepulauan yang tersebar di kepulauan Samudra Pasifik.

Banyak bukti kuat yang merujuk bahwa Maluku memiliki ikatan tradisi dengan bangsa bangsa kepulauan pasifik, seperti bahasa, lagu-lagu daerah, makanan, serta perangkat peralatan rumah tangga dan alat musik khas, contoh: Ukulele (yang terdapat pula dalam tradisi budaya Hawaii).

Mereka umumnya memiliki kulit gelap, rambut ikal, kerangka tulang besar dan kuat, dan profil tubuh yang lebih atletis dibanding dengan suku-suku lain di Indonesia, dikarenakan mereka adalah suku kepulauan yang mana aktifitas laut seperti berlayar dan berenang merupakan kegiatan utama bagi kaum pria

SULAWESI BARAT

Sulawesi Barat merupakan provinsi baru di Pulau Sulawesi, Indonesia. Sulawesi Barat adalah provinsi pemekaran dari provinsi Sulawesi Selatan. Provinsi dengan ibukota Mamuju sebagian besar dihuni oleh suku Mandar dibanding dengan suku-bangsa lainnya seperti Toraja, Bugis, Jawa, Makassar dan lainnya. Maka tidak heran jika adat dan tradisi suku Mandar lebih berkembang di daerah ini

Orang Mandar adalah pelaut-pelaut yang ulung. Ketika berlayar, mereka akan bersandar pada yang baik dan pantang menyerah. Sandeq merupakan sebutan untuk perahu layar tradisional khas masyarakat suku Mandar, Sulawesi Barat. Perahu ini memiliki panjang lambung sekitar 7—11 m dan lebar 60—80 cm, dan di samping kiri-kanannya dipasang cadik yang terbuat dari bambu sebagai penyeimbang. Dilihat secara sekilas, perahu ini terkesan rapuh dan mudah rusak ketika mengarungi ombak. Tetapi, di balik itu semua tersimpan kekuatan yang luar biasa. Tercatat pada masa lampau, perahu tersebut mampu berlayar mengarungi beberapa pulau di Nusantara bahkan mampu berlayar sampai ke Madagaskar.

Rakyat Mandar bercita-cita menjadikan wilayah mereka sebagai wilayah Mandar yang terpandang dan mulia. Salah satu tradisi orang Mandar yang sangat terkenal adalah tradisi penjemputan tamu-tamu kehormatan baik dari dalam maupun luar negeri. Penyambutan tamu kehormatan tersebut sedikit berbeda dari daerah lainnya. Para tamu kehormatan tidak hanya disambut dengan pagar ayu atau pengalungan bunga, tetapi juga dengan Tari Patuddu (Tari Perang), tarian yang biasanya dimainkan oleh anak-anak dengan menggunakan alat tombak dan perisai yang kemudian diiringi irama gendang, tarian ini biasa dibawakan untuk menyambut balatentara kerajaan yang baru saja pulang dari berperang.

Di Kota Mamuju, ibukota Sulawesi Barat, terdapat sebuah tempat wisata yang cukup ramai dikunjungi para wisatawan, yaitu kawasan Pantai Manakarra. Pantai ini merupakan bagian dari Teluk Mamuju, tempat Pelabuhan Batu berada yang menjadi sentra perhubungan di Kota Mamuju. Bagi masyarakat setempat, Pantai Manakarra identik dengan tempat mangkal anak-anak muda. Namun, pada kenyataannya banyak juga orang dewasa yang datang berkunjung ke pantai untuk berekreasi. Biasanya, pantai ini mereka manfaatkan untuk tempat melepas lelah dengan menikmati indahnya pantai.

Jika wisatawan berkunjung ke Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, belum lengkap rasanya jika tidak singgah di Pantai Palippis. Pantai yang terletak di sisi jalan umum yang menghubungkan beberapa kota di Provinsi Sulawesi Barat dan berada sekitar 20 km dari Kota Polewali ini memiliki panorama alam yang menarik. Pantai Palippis menyuguhkan keindahan panorama pantai dengan pemandangan laut lepas. Pantai ini berada di sisi barat Pulau Sulawesi dan berhadapan langsung dengan laut yang memisahkan antara Pulau Sulawesi dengan pulau Kalimantan dan Pulau Jawa.

Provinsi Bengkulu

Bengkulu (dulu dikenal sebagai Bencoolen, Benkoelen, atau Bengkulen, beberapa menyebutnya Bangkahulu) adalah sebuah provinsi yang terletak di Pulau Sumatera. Di sebelah utara berbatasan dengan Sumatra Barat, di sebelah timur dengan Jambi dan Sumatra Selatan sedangkan di sebelah selatan dengan Lampung. Wilayah bagian Barat Provinsi Bengkulu yang berbatasan dengan Samudera Hindia membentuk pantai sepanjang 525 km. Di bagian Timur kondisi wilayahnya berbukit-bukit dengan dataran tinggi bukit barisan yang subur

Bengkulu memiliki obyek wisata yang beragam, baik wisata alam, budaya maupun sejarah. Wisata alamnya antara lain Bukit Kaba di Curup, Bukit Belerang Semaleko di Lebong Selatan, Bunga Raflesia Arnoldi di Taba Pananjung. Rekreasi pantainya antara lain pantai Panjang Nala di Gading Cempaka, pantai pasir putih Pulau Baai di Selebar, danau di Selebar, danau Tes di Lebong Selatan, cagar alam Pagar Gunung di Kepahyang, cagar alam Lubuk Tapi di Pino, dan sebagainya. Wisata budayanya antara lain kesenian Tabot, tarian rakyat Enggano, dan kerajinan kain Besurek. Wisata sejarahnya meliputi rumah peninggalan Bung Karno, Benteng Malborough, dan monumen Thomas Par di Teluk Segara.

Penduduk Provinsi Bengkulu berasal dari tiga rumpun suku besar terdiri dari Suku Rejang, Suku Serawai, Suku Melayu. Sedangkan lagu daerah yaitu Lalan Balek. Kain khas dari Bengkulu adalah Kain Besurek (kain bertuliskan huruf Arab gundul). Kepercayaan masyarakat di Provinsi Bengkulu umumnya agama Islam. Upacara adat juga banyak dilakukan masyarakat di Provinsi Bengkulu seperti Sunatan Rasul, upacara adat perkawinan, upacara mencukur rambut anak yang baru lahir.

Salah satu upacara tradisional adalah upacara TABOT yaitu suatu perayaan tradisional yang dilaksanakan dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 10 Muharram setiap tahunnya, untuk memperingati gugurnya Hasan dan Husen cucu Nabi Muhammad SAW oleh keluarga Yalid dari kaum Syiah, dalam peperangan di Karbala pada tahun 61 Hijriah. Pada perayaan TABOT tersebut dilaksanakan berbagai pameran serta lomba Ikan-Ikan, Telong–Telong, serta kesenian lainnya yang diikuti oleh kelompok–kelompok kesenian yang ada di Provinsi Bengkulu, sehingga menjadikan ajang hiburan rakyat dan menjadi salah satu kalender wisatawan tahunan.

Salah satu ciri khas yang dikenal dari provinsi ini adalah keberadaan bunga Rafflesia. Rafflesia yang banyak dikenal masyarakat adalah jenis Rafflesia Arnoldii. Jenis ini hanya tumbuh di hutan sumatera bagian selatan, terutama Bengkulu. Satu tempat yang paling bagus dan mudah untuk menemukan bunga Rafflesia Arnoldii ini adalah di hutan sepanjang jalan Bengkulu Curup setelah Kepahyang. Di Bengkulu sendiri, bunga Rafflesia telah dijadikan sebagai motif utama Batik Besurek (batik khas Bengkulu) sejak lama.

Provinsi Riau

Riau adalah sebuah provinsi di Indonesia. Provinsi ini terletak di Pulau Sumatra dan beribukotakan Pekanbaru. Provinsi Riau di sebelah utara berbatasan dengan Selat Singapura dan Selat Malaka, di sebelah selatan dengan Provinsi Jambi dan Selat Berhala, di sebelah timur berbatasan dengan Laut Cina Selatan (Provinsi Kepulauan Riau), dan di sebelah barat berbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Sumatera Utara.

Riau memiliki beberapa agenda pariwisata yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun diantaranya Lomba Sampan Tradisional di sungai Siak Pekanbaru yang merupakan event di bulan Agustus, Mandi Potang Balimau yang dirayakan secara massal untuk menyambut bulan suci Ramadhan, Menggaru Ikan di danau Bokuok Kampar dan Upacara Pacu Jalur di Taluk Kuantan yang merupakan sebuah event upacara tradisional yang mengandung nilai budaya dan olah raga.

Provinsi ini juga banyak memiliki obyek wisata alam diantaranya Hutan Wisata Wana Bhakti yang berguna sebagai paru-paru kota Pekanbaru dan sekitarnya untuk menangkal polusi akibat pertambangan minyak. Di selatan Pekanbaru tepatnya di daerah Sebanga Duri terdapat pusat penjinakan dan pelatihan gajah-gajah Riau. Selain itu tak lupa fenomena alam Bono Kuala Kampar yang merupakan deru air sungai Kampar yang bergulung seperti ombak besar yang muncul bersamaan dengan datangnya pasang besar. Adapun wisata pantai banyak terdapat di daerah Tanjung Pinang dan Batam dan salah satunya adalah pantai Nongsa yang indah dengan latar belakang pemandangan dan gedung-gedung pencakar langit Kota Singapura. Gemerlapan lampu-lampu pada malam hari di Kota Singapura, menambah indah pemandangan dari Pantai Nongsa.

Sedang di dalam kota Pekanbaru sendiri terdapat tempat-tempat penting antara lain Masjid Raya Pekabaru memiliki nilai arsitektur tradisional yang amat menarik dan merupakan mesjid tertua di kota Pekanbaru. Di areal masjid terdapat sebuah sumur yang mempunyai nilai magis, sering wisatawan mancanegara terutama wisatawan Malaysia mandi air sumur ini untuk membayar niat atau nazar yang dihajadkan sebelumnya. Masih dalam areal Masjid Raya Pekanbaru kita dapat mengunjungi makam Sultan Marhum Bukit dan makam Marhum Pekan beserta pada keluarganya, mengunjungi Makam berarti kita telah mengunjungi makam pendiri kota Pekanbaru. Balai Adat Riau, balai adat ini dibangun untuk berbagai kegiatan yang berkaitan dengan adat Resam Melayu Riau, dan sekarang sering pula dimanfaatkan untuk pertemuan-pertemuan. Selain itu ada Istana Kerajaan Siak, kerajaan Siak Sri Indrapura adalah sebuah kerajaan Melayu Islam yang terbesar di Daerah Riau, mencapai masa jayanya pada abad ke 16 sampai abad ke 20.

provinsi indonesia

ga terasa ternyata propinsi indonesia yang dulunya pada tahun 1998 hanya 27 propinsi dan sekarang di tahun 2009 dalam rentang waktu hanya 10 tahun bisa bertambah menjadi +50 propinsi....

sungguh menakjubkan dan hanya ada di indonesia..... hehehhe


Daftar Propinsi Propinsi Indonesia Dalam Konteks hampir 50 Propinsi



Kawasan Sumatera

1. Nanggroe Aceh Darussalam
2. Sumatera Utara
3. Sumatera Barat
4. Riau
5. Kepulauan Riau
6. Jambi
7. Bengkulu
8. Sumatera Selatan
9. Kepulauan Bangka Belitung
10. Lampung

Kawasan Jawa

1. Banten
2. DKI Jakarta
3. Jawa Barat
4. Jawa Tengah
5. DI Yogyakarta
6. Jawa Timur


Kawasan Nusa Tenggara

1.Bali
2. Nusa Tenggara Barat
3. Nusa Tenggara Tengah
4. Nusa Tenggara Timur

Kawasan Kalimantan

1. Kalimantan Barat
2. Kotawaringin Raya
3 Kalimantan Tengah
5 Kalimantan Utara
6. Kalimantan Timur
7.Kalimantan Selatan

Kawasan Sulawesi

1. Sulawesi Utara
2. Gorontalo
3. Sulawesi Tengah
4. Sulawesi Timur
5.Sulawesi Selatan
6. Sulawesi Barat
7. Luwu Raya
8.Sulawesi Tenggara

Kawasan Maluku

1. Maluku Utara
2.Maluku Tengah
3. Maluku Selatan

Kawasan Papua

1. Papua Barat
2. Papua Barat Daya
3. Papua Tengah
4. Papua Utara
5. Papua Selatan



Andaisaja Timor Timur tidak lepas tentu jumlahnya semua akan semakin banyak

sebagian mungkin nama propinsi masih dalam tahap rencana dan mungkin bisa menambahkan kalo ada yang terlewat..